Pernah Menolak Jadi Wakil Kini Mau Lobbying Lagi Ke Demokrat

0

PRIBUMINEWS – Walikota Bandung M Ridwan Kamil (RK) yang juga Bakal calon Gubernur Jawa Barat, berencana bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  membahas Pilkada Jawa Barat 2018.

Dikegiatan Ta’aruf Mahasiswa Baru Universitas Islam Bandung (Unisba), di Kampus Unisba, Jalan Tamansari, Selasa (5/9/2017) ini RK mengaku cukup sulit untuk mengagendakan pertemuan dengan presiden ke-6 tersebut.

“Bertemu Pak SBY sedang dikondisikan, tidak mudah ketemu mantan presiden,” kata Walikota yang diusung Partai Nasdem sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023 oleh Partai NasDem yang deklarasinya di Monumen Bandung Lautan Api, Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Ahad, 19 Maret 2017 lalu.

Gelisahnya RK soal Pilgub Jabar 2018 ini semakin nyata karena saat di Cianjur saja acara sosialisasi sepi pengunjung, belum dukungan tidak terlalu kuat dari partai yang saat ini baru mendapatkan dukungan pasti dari Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dikabarkan akan deklarasikan dukungan pada 9 September 2017 akhir pekan ini.

Sejumlah media pada Selasa,(5/9/17) ramai menulis Partai Demokrat diprediksi berpeluang memberikan dukungan bagi RK untuk Pilkada Jabar 2018 mendatang, mungkin juga ada opini agar Partai Demokrat yang belum menentukan arah koalisi dalam peta Pilkada Jabar kepincut RK, hal ini sah saja. Pernyataan ini sebenarnya juga ada pesimisnya jika RK mengatakan kalau Demokrat gabung juga bagus. Tapi kalau tidak juga ada PKB dan PPP, jadi genap 21 (kursi) kan, katanya di Unisba.

Tim REDAKSI mencari tahu apa benar ada rencana RK bertemu dengan Presiden ke 6? Dari lingkaran Partai Demokrat (PD) dan lingkaran dalam Cikeas redaksi mendapatkan informasi yang A1 yang diperoleh lumayan mengejutkan. Kemungkinan tipis bisa bertemu kembali.

“RK memang sedang berusaha untuk ketemu tapi sepertinya kita sudah tidak,”kata sumber kami dengan tegas disampaikan lewat saluran Whatsapp (WA) Rabu, (9/6/2017)

Sumber kami juga mengatakan dulu sudah pernah ketemu, namun tidak sepakat karena kita ngajuin wakil dia tidak mau. Ya bubar, jelas sumber tadi.

“Jika sekarang mau lagi, tapi kita sepertinya tidak akan dukung,” tegas sumber kami yang belum mau disebutkan namanya itu.

Jadi benar nih tidak akan dukung RK?

“Iya betul, kita tidak dukung, jagoan Partai Demokrat kan ada juga, Nanti kita tetap coba dorong, namun semua tergantung eskalasi politik. Jika memungkinkan dapat pasangannya kita dorong Kader Demokrat,”jelasnya.

Siapa jagoan Demokrat pastinya banyak yang tahu dan silakan terka siapa dia? | sumber JaBarHiJi.com/ MANG UJANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here