Sikap BEM SI Terhadap Aksi 4 Nopember: STOP Pembungkaman Aspirasi

0
205

PRIBUUMI – Menjelang aksi massa besar-besaran tanggal 4 Nopember di Jakarta, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) pun turut mengambil sikap, hal tersebut juga sebagai pernyataan atas beredarnya surat kemenristekdikti ke agar civitas akademika perguruan tinggi untuk tidak terlibat dalam aksi 4 November 2016.

Berikut pernyataan BEM SI :

Beredarnya surat kemenristekdikti ke publik agar civitas akademika perguruan tinggi untuk tidak terlibat dalam aksi 4 November 2016, telah menciderai prinsip demokrasi yang diatur dalam konstitusi negara.

Presiden seharusnya bersikap bijak dan tegas, bukan justru menunjukan sikap keberpihakan terhadap pelaku yang merusak prinsip ke-Bhinneka-an, nasionalisme, dan stabilitas sosial.

Oleh sebab itu, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan sikap :

1. Mengecam tindakan Basuki Cahya Purnama yang mengkebiri ke-bhinneka-an dan semangat nasionalisme karena telah menistakan Agama Islam sebagai salah satu agama yang diakui konstitusi;

2. Menuntut Presiden dan aparat penegak hukum bersikap tegas dan segera menjatuhkan hukuman yang adil sesuai konstitusi guna mengembalikan stabilitas negara;

3. Menghimbau kepada seluruh civitas akademika perguruan tinggi, khususnya mahasiswa seluruh Indonesia untuk terlibat dalam aksi demonstrasi yang dijamin oleh konstitusi;

4. Mengutuk segala bentuk pembungkaman pergerakan mahasiswa dan pelemahan kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum;

5. Mendesak kemenristekdikti untuk mencabut surat edaran dirjen Belmawa nomor 350/B/SE/2016 tentang himbauan terkait unjuk rasa 4 November 2016 karena menciderai gerakan mahasiswa yang independen dengan berdasarkan gerakan moral intelektual.

“Bila kita adalah gerakan, maka diam berarti mati !”

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

Sumber :
Koordinator Pusat BEM SI
Ketua BEM UNJ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.