Suami Inneke Koesherawati Ditanya Soal Keterlibatan Anggota TNI

0
145
Suami Inneke Koesherawati Ditanya Soal Keterlibatan Anggota TNI/ist

Penyidik Pusat Pos Militer (Puspom) TNI memeriksa ‎petinggi PT Merial Esa Indonesia sekaligus Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia (MTI) Fahmi Darmawansyah di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/12/2016).‎

Fahmi, suami dari artis dan model Inneke Koesherawaty adalah tersangka pemberi suap Rp2 miliar dalam bentuk dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura ‎kepada Laksamana Pertama ‎Eko Susilo Hadi selaku Pelaksana Tugas Sekretaris Utama Badan Keamanan Laut (Bakamla‎)‎ sekaligus Deputi Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla.

Suap terkait dengan ‎proyek satelit pemantau senilai Rp220 miliar di Bakamla dari APBN Perubahan 2016.‎ ‎Fahmi selesai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 18.47 WIB. Dia mengaku tidak diperiksa penyidik KPK, tapi penyidik dari Pom TNI.

Fahmi membenarkan penyidik Pom TNI menanyakan dugaan keterlibatan dan pengetahuannya tentang pejabat-pejabat di Bakamla.

“Saya enggak kenal (pejabat Bakamla). Iya, iya (ditanya tentang pejabat Bakamla), saya enggak kenal itu. Enggak saya jawab,” ujar Fahmi di depan Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (29/12/2016) malam.

Pemeriksaan terhadap Fahmi Darmawansyah terendus saat mobil ‎Toyota Rush Hitam berplat TNI 5326-X dengan stiker di bagian kiri badan mobil bertuliskan Unit Satlak Idik Pom TNI‎ terparkir sejak sore hari.

Beberapa menit setelah Fahmi diboyong pengawal tahanan KPK ke Rutan Guntur, empat orang berbadan tegap keluar dari Gedung KPK, Jakarta pukul 18.59 WIB. Salah satu penyidik Pom TNI terlihat menenteng sebuah boks .

Saat dikonfirmasi apakah melakukan pertukaran informasi dan memeriksa Fahmi, salah seorang penyidik Pom enggan memberikan penjelasan. “Enggak, enggak,” katanya sambil memasuki mobil Toyota Rush berplat TNI pukul 19.04 WIB.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengaku belum menerima informasi apakah benar Kamis ini Fahmi diperiksa penyidik Pom TNI di Gedung KPK.

Dia mengaku akan mengecek lebih dulu. Yang jelas sepengetahuan Febri, POM TNI sedang juga melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Kami belum bisa mengonfirmasi itu. Sebaiknya itu ditanyakan ke POM TNI,” ujar Febri saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis ((29/12/2016) malam. |sin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.