Aktivis Politik: Pernyataan Hasto Sebaiknya Ditarik, Agar Tidak Menghancurkan PDIP

0
173

Pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang terkesan menantang Habib Rizieq sebaiknya ditarik kembali. Karena pernyataan tersebut akan menghancurkan PDIP sendiri. Demikian dikatakan aktivis politik Yudi Syamhudi Suyuti dalam pernyataannya seperti dilansir suaranasional.com, Kamis (19/1).

Kata Yudi, Habib Rizieq sudah menyatakan siap berdialog secara kekeluargaan dengan Ibu Megawati Soekarnoputri dan PDIP. Sehingga jika tawaran akan persatuan justru dibalas dengan perlawanan, maka PDIP lah sumber pemecah belah dan antikebhinekaan.

“Keinginan Habib Rizieq untuk berdialog adalah bentuk jiwa besar seorang pemimpin umat Islam yang nasionalis. Habib Rizieq disini sangat memahami tentang kebhinekaan,” ungkap Yudi. Yudi mengatakan, kekuatan Islam di belakang Habib Rizieq ini, jauh lebih besar dan lebih kuat dibanding PDIP.

“Bahkan saat ini kekuatan Islam juga didukung kekuatan Nasionalis dan Kerakyatan yang sangat solid dalam satu front,” ungkap Yudi. Menurut Yudi, tidaklah sulit untuk memenangkan perang melawan dengan PDIP.

Baik perang politik, hukum ataupun perang fisik. Apalagi PDIP, Ibu Megawati dan Presiden Jokowi sedang tidak populer di sebagian besar masyarakat. “Karena kasus penistaan agama oleh Ahok, kemudian berpotensi gagalnya proyek infrastruktur Jokowi dan dugaan keterlibatan korupsi Sekjen PDIP,” jelas Yudi.

Yudi mengatakan, musyawarah dan dialog akan lebih bernilai bagi bangsa Indonesia, dibandingkan dengan adu kekuatan. Adu kekuatan akan hanya menguntungkan bangsa lain. “Jadi kita semua berharap, persoalan antara Habib Rizieq dan Ibu Megawati Soekarnoputri dapat selesai secara kekeluargaan.

Dan tidak perlu terjadi benturan besar. Semoga Ibu Megawati dan PDIP juga memiliki jiwa nasionalis yang sama dengan Habib Rizieq,” pungkas Yudi.

Diberitakan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menantang imam besar FPI Habib Rizieq Shihab untuk melaporkan Megawati Soekarnoputri ke polisi terkait pidatonya saat HUT Partai Banteng, Selasa lalu, yang dianggap menista agama Islam.

“Sekiranya Pak Rizieq tidak puas, sampaikan melalui jalur hukum dan kami akan siapkan pembela hukum terbaik,” kata Hasto dalam keterangan persnya, hari ini.

Rizieq menyebut Megawati telah menghina rukun Iman dalam pidatonya, “Mereka benar-benar anti kebhinekaaan. Itulah yang muncul dengan berbagai persoalan SARA akhir-akhir ini. Di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memosisikan dirinya sebagai pembawa “self fulfilling prophecy”, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, yang notabene mereka sendiri belum pernah melihatnya”.

Megawati juga dianggap menghina Islam saat menyebut “kalau mau jadi orang Islam, jangan jadi orang Arab”. Menurut Rizieq pidato itu seolah-olah Megawati pemilik negara Indonesia. “Ini negara bukan milik Megawati, bukan milik sesorang,” kata Rizieq.|mr/rm/gr/sn/red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.