KEPANIKAN DENGAN MEMBUAT TUDUHAN

0
173
ilustrasi

KEPANIKAN DENGAN MEMBUAT TUDUHAN

By : Agung Wisnuwardana (Aktivis 98)

Kepanikan rezim penguasa ternyata semakin kronis. Setelah Kapolda Jabar mengajak masyarakat Jabar berkumpul di Gasibu untuk menuntut pembubaran FPI, ternyata berbagai organisasi underbow partai pendukung penguasa juga melakukan tuntutan yang sama. Modusnya mereka mendatangi DPRD setempat untuk menuntut pembubaran FPI yang dituduh tidak Pancasilais dan memecah belah keutuhan bangsa. Anehnya ketua DPRD yang didatangi berasal dari partai penguasa atau partai pendukung penguasa. Jadi kayak jeruk makan jeruk, menggelikan.

Ditambah beberapa organisasi mahasiswa yang seharusnya mengkritisi rezim dzolim malah ikut-ikutan lebay ingin membubarkan FPI dengan alasan yang tak masuk akal. Ternyata organisasi mahasiswa ini anti Islam dan pendukung sekulerisme liberalisme.

Kepanikan berkembang ke tuduhan penguasa pada pihak yang dianggap melecehkan lambang negara, berupa bendera merah putih dibubuhi kalimat tauhid. Ini pun wujud kepanikan, karena ternyata ada tulisan metalica, arema dll yang juga pernah dibubuhkan dalam merah putih, tetapi dibiarkan saja. Ini benar-benar panik.

Saya yakin nanti akan ada lagi kepanikan rezim penguasa dalam bentuk lainnya.

Jadi siap-siap saja ya tayangan viral yang ada bau-bau politik mengkritisi rezim saat ini dan sistem kapitalis ditambahi dengan solusi Islam akan dipermasalahkan.

Point yang akan dijadikan tameng penguasa pun akan tetap klasik dan lucu yaitu anti Pancasila dan memecah-belah bangsa.

Mungkin rezim penguasa ingin bilang bahwa yang benar adalah mereka, tafsir terhadap Pancasila yang benar adalah dari mereka. Ya, mengambil istilah dari tulisan Faizal Assegaf (dengan sedikit edit dari saya), mungkin Pancasila yang dimaksud adalah :
=> Pancasila dengan cita rasa “penjualan Indosat”…
=> Pancasila dengan cita rasa “jual murah gas Tangguh”…
=> Pancasila dengan cita rasa “kasus BLBI”…
=> Pancasila dengan cita rasa “Asing, Aseng, Asong”…
=> Pancasila dengan cita rasa “Kapitalisme”..
=> Pancasila dengan cita rasa “Cina”…
=> Atau mungkin Pancasila dengan cita rasa “Sosialis Komunis”.

Kalo rezim penguasa panik, silakan saja ….sak karepmu….

Saya akan tetap fokus memperjuangkan penerapan syariah Islam secara kaafah, karena inilah wujud dari Islam Rahmatan Lil ‘Aalamiin. ….
Kalo perjuangan saya dan kawan-kawan ini malah menambah panik penguasa, tentunya bukan salah saya. Berarti ada kesalahan cara pandang dan persepsi rezim penguasa.

Saya yakin
* Allah adalah tujuanku…..
* Al Qur’an adalah pedomanku….
* Ar-Rasul Muhammad SAW adalah teladanku….

Inilah yang menjadi landasan perjuanganku…. ISLAM RAHMAT SELURUH ALAM

Kalo kamu…??? | red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.