Bau Busuk Proyek Meubelair Dikti Sebesar 10 M Rugikan Negara

0
172

PRIBUMINEWS.CO.ID – Ada dugaan bau busuk Proyek Meubelair Dikti Sebesar 10 M. Inilah  yang dijadi Proyek-proyekan!!

Demikian hal ini disampaikan Jajang Nurjaman Koordinator Investigasi CBA (Center for Budget Analysis).

“Kemenristek Dikti di tahun 2016 menjalankan proyek Pengadaan Meubelair untuk gedung civil work new building dan pascasarjana. Terkait proyek ini untuk kebutuhan pihak UNJ (Universitas Negeri Jakarta) Kemenristek Dikti menyiapkan anggaran sebesar Rp10 M,” jelasnya dalam rilis yang diterima Redaksi Senin 27 Maret 2017.

Sebanyak 3665 unit Meubelair akan dihadirkan di gedung civil work new building dan pascasarjana yang berlokasi di muka kampus A UNJ. Adapun perusahaan yang beruntung menjalankan proyek miliaran tersebut adalah PT. Bumi Waluya Nusa Persada yang beralamat di Jl. Kebon Kacang Raya Flat 1/8 Rt. 010/004 Kebon Kacang Tanah Abang Jakarta Pusat

“Dalam proyek ini CBA Center for Budget Analysis mencium ada aroma yang tidak sedap alais bau busuk terkait proses jalannya proyek tersebut.
Anggaran yang disepakati pihak dikti sebagai panitia lelang dan PT. Bumi Waluya Nusa Persada sebesar Rp8,428,624,864 angka ini jelas terlalu mahal, jika mempertimbangkan tawaran dari perusahaan lainnya yang mengikuti proses lelang,” beber Jajang.

Mneuerut Jajang sebenarnya selain PT. Bumi Waluya Nusa Persada masih terdapat dua perusahaan dengan tawaran terendah, salah satunya adalah CV. Purnama Gemilang (Green Furnish) perusahaan tersebut menawarkan harga senilai Rp7,797,020,528 namun sayang pihak Dikti memilih PT. Bumi Waluya Nusa Persada yang menjalankan proyek.

“Akibat hal tersebut sejak proses lelang sudah ditemukan potensi kebocoran uang negara sebesar Rp631,604,336,” jelasnya.

Masih kata Jajang bahwa temuan di atas sangat disayangkan, bagaimana pihak Dikti sebagai insan pendidikan ternyata diduga masih banyak oknum yang doyan main proyek-proyekan. “Dan ini berujung kepada kerugian negara,” pungkasnya. | ATA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.