ANIES NGGA RASIS

0
130

ANIES NGGA RASIS
by Zeng Wei Jian

Putaran 1 Pilkada DKI usai. Masyarakat marah, Anies-Sandi gagal menuntaskan pilkada 1 putaran. Spontan, entah inisiatif siapa, spanduk-spanduk boikot mayat Ahoker muncul.

Ngga omong doang, di beberapa titik, masyarakat benar-benar menolak mensholatkan jenazah Ahoker yang meninggal dunia.

Anies-Sandi segera merilis protes keras. Mereka bahkan bilang mereka akan mensholatkan jenazah Ahoker bila ngga ada masyarakat yang mau mensholatkan si almarhum. Anies-Sandi meminta agar spanduk-spanduk keras itu diturunkan.

Manuver Anies-Sandi ini jelas sangat merugikan diri sendiri. Mereka menentang arus besar masyarakat. Sikap ini kontra teori politik lazim. Seandainya Anies-Sandi rasis dan bersikap sesuai fatzoen politik lazim, mereka mestinya ikut suara masyarakat. Hasilnya mungkin mereka akan menang 85%. Sesuai dengan komposisi prosentase muslim di Jakarta.

Di masa kampanye itu, seorang tokoh Tionghoa bernama Benny G Setiono tutup usia. Dia terkenal sebagai die-hard Ahoker, sekaligus pimpinan ormas Tionghoa.

Tengah malam, Anies Baswedan langsung mengunjungi rumah duka. Sesaat setelah kabar duka itu dia terima.

Persahabatan mereka tidak dirusak karena beda pilihan dan pandangan politik. Anies Baswedan memberi penghormatan terakhir kepada seniornya itu.

Ternyata, saat Benny G Setiono masih dirawat di rumah sakit, Anies sempat menjenguk. Bila ada orang berkata “Anies Anti Tionghoa”, kemungkinan besar dia ngga kenal Anies. Atau bisa jadi, orang ini anggota klub IQ 1-digit. Kalo sudah begini, hastag “Anies Rasis” mesti diganti jadi #guagoblok.

THE END

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.