Beda Jumlah Massa Reuni 212

Di luar dugaan, massa aksi Reuni Akbar 212 diperkirakan mencapai 10 juta orang. Hal ini diluar target, yang diperkirakan hanya 4 juta orang yang akan mengikuti aksi Reuni 212.

Salah satu peserta aksi Reuni 212 Adnan yang ikut hadir mengatakan, bahwa aksi ini lebih banyak dari aksi-aksi sebelumnya.

“Jam 05.00 WIB pagi saja sudah mencapai 6 juta orang, sekarang sudah jam 09.00 WIB diperkirakan mencapai 10 juta orang lebih,” ucapnya saat berbincang dengan TeropongSenayan.

Adnan warga Tangerang ini mengatakan, tiba di Monas pukul 03.00 WIB. Tujuanya, untuk menghindari kepadatan.

“Saya tida jam 3 pagi, itu saja sudah mulai padat,” kata ia.

Ia bersyukur massa yang hadir di luar dugaan. Menurutnya, ini sebagai bukti bahwa Umat Islam benar-benar solid walaupun banyak yang menentang aksi ini.

“Ini sebagai bukti bahwa Umat Islam tidak bisa dilarang-larang. Semakin ditentang semakin banyak massa yang akan hadir,” tegasnya.

Sementara itu Panitia Reuni Akbar 212 dan Polri memiliki estimasi berbeda perihal jumlah massa yang mengikuti acara di Monas, Jakarta, Minggu (2/12).Panitia reuni memperkirakan peserta aksi mencapai delapan juta. Namun, Polri memperkirakan jumlah peserta jauh di bawah estimasi panitia.

“Cuma 40 ribu orang (peserta reuni),” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (2/12).

Dedi mengatakan, pihaknya mendapatkan angka 40 ribu itu dari fakta di lapangan.

“Mereka targetnya segitu (delapan juta orang). Namun, kenyataannya di lapangan tidak sampai satu per sepuluhnya. Beda dengan 2016 memang jumlahnya bisa mencapai satu juta orang,” tambah Dedi.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif mengatakan, jumlah peserta Reuni Akbar 212 kali ini lebih banyak dibandingkan Aksi Bela Islam 212 pada 2016.

Dia mengklaim jumlah massa yang hadir mencapai delapan juta orang atau lebih banyak dari 2016 lalu yang mencapai tujuh juta.

“Ini lebih banyak dari Aksi Bela Islam kita yang dulu,” kata Slamet. |JPNN, TEROPONG/ RED

Comments

comments