Infomasi Mentah yang Ditelan

Hendrajit, Direktur Eksekutif Global Future Institute/ist

Oleh Hendrajit

Saya menggeluti kajian luar negri hampir 11 tahun. Makanya pas petahana melansir isu konsultan Rusia, saya terusik. Langsung segera saya cari tahu simpul2 mana yang ngasih masukan ke paslon 01 sehingga jadinya norak gitu.

Setelah ngobrol ke sana ke mari ke kontak kontak lama saya yang gabung di petahana. Bisalah saya tarik sebuah gambaran mengapa bisa bisanya nebar isu konyol kayak gitu.

Tapi intinya gini. Mereka meyakini data data mentah yang mereka peroleh sehingga langsung ambil kesimpulan. Tanpa memeriksa konteks dari sebuah kejadian.

Karena nggak bisa saya beberkan datanya di sini saya kasih analogi yg gampang. Ada peristiwa sabtu sore yang melihat saya makan malam dan kongkow2 dengan seorang wanita cukup lama di sebuah resto. Ketika itu disimpulkan pertemuan dua teman akrab itu masih faktual.

Namun dalam kerangka pikir tim petahana langsung disimpulkan saya dan teman wanita tersebut pacaran atau tunangan. Di sini dari data mentah langsung lompat ke fantasi dan khayalan. Sehingga data itu tidak jadi fakta karena keluar dari konteksnya.

Ketika data itu diverifikasi kejadian yang sesungguhnya adalah saya dan teman wanita saya itu berjam jam menjajagi rencana bisnis atau proyek baru. Lebih tidak faktual lagi ketika terungkap bahwa pertemuan sabtu sore itu memang benar tapi itu kejadian 3 tahun yang lalu.

Comments

comments