Democracy 5.0 Ketika Kehendak Rakyat Telah Tercatat Otomatis

ilustrasi

PRIBUMINEWS – Perkembangan teknologi khususnya internet dan komputer telah melahirkan teknologi otomatisasi apalagi semakin hari perkembangan deep learning, big data dan AI makin berkembang sehingga perkembangannya melampaui bayangan kita.

Dr. Anto Sudarto menyatakan dalam paparannya saat diskusi B Club di Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019, bahwa perkembangan teknologi komunikasi terjadi dalam dua wilayah, secara teknis prosedur teknologi dan kebudayaan dalam kemasyarakatan yang mengiringinya.

“Teknologi melahirkan dua kutub dalam praktek dan pemahaman, kutub dimana teknologi melahirkan kerjasama dikutub yang lain teknologi melahirkan persaingan,”bebernya.

Otomatisasi kelak akan melahirkan masyarakat leyeh-leyeh (leisure class) dalam pengertian bukan masyarakat yang malas melainkan masyarakat tingkat lanjut yang bisa berpikir dan bertindak lebih karena pekerjaan manusia sehari-hari yang sifatnya fisik sudah dikerjakan oleh mesin dan robot.

Diskusi B Club yang dihadiri sekitar 40 orang peserta dari beragam latar belakang studi ini banyak pertanyaan, bagaimana hubungan mesin dan manusia di masa depan? Menghendaki demokrasi kembali kepada zaman demokrasi langsung Yunani? Nadanya kritis terhadap dua perhatian, perkembangan teknologi dan mesin dengan perkembangan rasa kemanusiaan.

Dijelaskan Anto meramalkan dengan perkembangan yang sedang terjadi ini dengan teknologi internet 4.0 di masa depan akan melahirkan apa yang disebutnya Otomatisasi Demokrasi dimana kehendak rakyat sudah tercatat dalam jejak digitalnya melalui mekanisme filtering dan pembobotan menggunakan algoritma tertentu dengan AI dan big data sehingga telah dapat diketahui secara penuh kehendak rakyat melalui mekanisme teknologi.

“Semuanya tanpa perlu adanya model penyerapan aspirasi ala demokrasi sekarang,” tandasnya. |RHE/ND

Comments

comments