3 Keberhasilan Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi setelah Sidang Perdana Mahkamah Konstitusi Menurut BW

Denny Indrayana selaku kuasa hukum Pemohon Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno akan menyampaikan pokok-pokok permohonan Pemohon dalam sidang pemeriksaan penanganan PHPU Presiden 2019, Jumat (14/6) di Gedung MK. Foto Humas/Ganie.

– Di Sidang MK, BW Ungkap Prabowo-Sandi Unggul 52 Persen, Beda Perolehan Suara yang Ditetapkan KPU.

Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga uno, Bambang Widjojanto memaparkan hasil perolehan suara Pilpres 2019 versi kubu Prabowo-Sandi saat pembacaan materi gugatan sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Di Sidang MK, BW Ungkap Prabowo-Sandi Unggul 52 Persen, Beda Perolehan Suara yang Ditetapkan KPU
Di Sidang MK, BW Ungkap Prabowo-Sandi Unggul 52 Persen, Beda Perolehan Suara yang Ditetapkan KPU (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Dalam pemaparannya, Bambang menegaskan bahwa Prabowo-Sandi memperoleh suara sebesar 52 persen, unggul dari pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Bambang menilai, perolehan suara yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidaklah tepat.

“Termohon telah menetapkan perolehan suara masing-masing pasangan calon sebagai berikut, Joko Widodo-Ma’ruf Amin suaranya 85.607.362 dengan 55,5 persen. Prabowo-Sandi 68.650.239 atau 44,5 persen,” kata Bambang.

Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto saat sidang perdana sengketa pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat (14/6/2019). sumber KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO

Comments

comments