RUU KOPERASI, PASAL GERAKAN KOPERASI SUDAH TEPAT, MEMPERHATIKAN UNIFIKASI GERAKAN KOPERASI DUNIA

PRIBUMINEWS — Jaminan Demokrasi membebaskan koperasi membentuk organisasi gerakan sesuai dengan kepentingannya. Negara seperti Jepang dan Philppine menerapkan pembentukan organisasi gerakan koperasinya berdasar keragaman mereka. Jika di Jepang wadah organisasi gerakan koperasi berdasarkan sektoral seperti pertanian (Zen Noh), konsumen (JCCU), perikanan (zen keroyen), maka di philippine berdasarkan sektor dan tematik seperti keuangan (Nattco), pendidikan (Victo) dan lingkungan (FPSDC).

Organisasi gerakan koperasi diberbagai sektor bekerja dengan fokus sesuai bidang masing-masing memperkuat koperasi. Namun belakangan ini untuk kepentingan nasional mereka sadar perlunya satu wadah bersama untuk menghimpun seluruh kekuatan koperasi di negaranya. Mereka menyadari bahwa pondasi koperasi adalah kerjasama maka tidak sulit seharusnya dari berbagai gerakan koperasi membentuk organisasi bersama dalam level nasional. Tahun 2015/16 yang lalu Jepang membentuk JCA (Japan Cooperative Alliance) yang mewadahi berbagai organisasi gerakan koperasi semua sektor. Sedangkan di Philipine tahun lalu membentuk PCC (Philippinr Cooperative Center) untuk menjadi satu wadah gerakan bagi seluruh koperasi disana. Jika JCA sudah resmi dan diakui semua pihak sementara PCC baru diakui secara bersama oleh gerakan koperasi sedari menunggu pengakuan pemerintahnya.

Kesimpulan nya Pasal yang mengatur gerakan koperasi dalam RUU Perkoperasian sudah tepat, wadah Pemersatu Gerakan harus diperkuat bukan dilemahkan.

Comments

comments