Ini Alasan BEM se-UI Tolak Hadiri Undangan Presiden Joko Widodo

0
145

Aliansi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) seluruh Indonesia menolak untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Istana Kepresidenan jakarta, Jumat (27/9/2019). Pihak mereka meminta pertemuan dengan Jokowi dilakukan secara terbuka agar bisa disaksikan oleh masyarakat.

“Dilaksanakan secara terbuka dan dapat disaksikan langsung oleh publik melalui kanal televisi nasional,” ungkap Koordinator Pusat Aliansi BEM seluruh Indonesia, Muhammad Nurdiyansyah pada keterangan tertulis seperti dilansir dari cnnindonesia.

Dalam hal ini, Nurdiyansyah menyebut bahwa tuntutan mahasiswa sudah disampaikan secara jelas pada berbagai aksi ataupun media. Ia menilai, yang dibutuhkan saat ini bukanlah suatu pertemuan penuh negoisasi, melainkan sikap tegas Jokowi terhadap tuntutan mahasiswa.

“Secara sederhana, tuntutan kami tak pernah tertuju pada pertemuan, melainkan tujuan kami adalah Bapak Presiden memenuhi tuntutan,” paparnya.

“Kami belajar dari proses ini dan tidak ingin menjadi alat permainan penguasa yang sedang krisis legitimasi publik, sehingga akhirnya melupakan substansi terkait beberapa tuntutan aksi yang diajukan,” lanjutnya.

Sedangkan untuk sebelumnya, Jokowi menyatakan telah mengundang perwakilan mahasiswa, khususnya yang tergabung pada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Jokowi akan bertemu mahasiswa di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (27/9/2019).

“Besok kami akan bertemu dengan para mahasiswa terutama dari BEM,” ucap Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

“Yang paling penting jangan sampai demo merusak fasilitas umum, anarkis dan merugikan kita semua, saya rasa itu,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.