MAHALNYA DEMOKRASI !

0
89
Ahmad Daryoko Koordinator INVEST.

Oleh : Ahmad Daryoko
Koordinator INVEST.

Setiap lima tahun sekali para politisi berlomba untuk “manggung” di DPR RI ! Pertanyaannya , Ideologi macam apa yang mereka perjuangkan ? Wah, jangan bandingkan dng Pemilu 1955 bro ! Kalau saat itu anda tanya ke Partai Masyumi pasti Ideologi Islam lah yang diperjuangkan, dan kalau didalami pasti Khilafah salah satu misinya, meskipun secara legal formal pasti lewat Panca Sila ! Dan kalau ditanya ke PKI pasti Ideologi Marxis/Leninisme target mereka , dengan jualan azas “sama rata sama rasa”, basmi agama (terutama Islam) krn candu kehidupan, dan menjadikan Aidit Presiden RI dan Tuhan rakyat Indonesia ! Dan Panca Sila sbg “kedok” nya !

Bagaimana sekarang ? Bisa jadi ada Ideologi tetapi sekedar “stempel” !

Setelah selesai Pemilu dan Pilpres mereka ini kemudian berkumpul membentuk “Oligarkhi” yang dipimpin Presiden terpilih ! Fungsi Oligarkhi adalah untuk menguasai sumber daya alam NKRI guna mempertahankan kekuasaan lima tahun kedepan. Dengan kekayaan alam dan BUMN kemudian Oligarkhi bisa “menggaji” DPR RI, MPR, Kementerian, BPK,BPKP, aparat keamanan dst sehingga seluruh mekanisme Pemerintahan bisa di atur atur lewat Oligarkhi ini. Semuanya di targetkan untuk melayani kemauan Asing dan Aseng karena selama ini didapat hutang LN dari mereka. Oligarkhi harus bisa mengamankan bisnis Asing dan Aseng ini di Indonesia ! Makanya jangan heran kalau muncul UU OBL atau UU No 11/2020 ttg Cipta Kerja itu ! Fungsi utama UU OBL adalah untuk melindungi Asing/Aseng itu !

Contohnya untuk Kelistrikan bisa dilihat di “kluster” ketenagalistrikan pasal 42 halaman 243 UU OBL tsb. Disana sdh tdk ada lagi bekas putusan MK baik yang 2004 maupun 2016. Asing dan Aseng bebas kuasai kelistrikan dan saat ini sdh kuasai 90% asset PLN ! Dan akhirnya subsidi listrik 2020 membengkak Rp 200,8 triliun atau 400% dari sebelum 2020 (saat masih PLN). Tetapi kalau kita tanya ke DPR RI dan aparat lain mereka akan mengelak, dan menurut mereka hanya Rp 58,2 triliun. Bahkan menurut salah satu Direksi justru PLN untung Rp 10 triliun pada 2020 kemarin.

Entitas Pemerintahan ini kompak melindungi kejadian PLN yang sesungguhnya karena sdh terikat dalam ikatan Oligarkhi sampai akhir 2024 nanti !

Makanya jangan heran, contoh nya di kelistrikan, kemudian ditugaskan “oknum”2 spt Luhut Binsar P, Erick Tohir, JK, Dahlan Iskan dkk untuk “kangkangi” PLN bekerjasama Asing dan Aseng !

KESIMPULAN :

Ternyata Pemilu hanya sebagai sarana membentuk Oligarkhi saja selama ini !

Terus bagaimana nasib rakyat ?

Untuk kelistrikan bisa dipastikan pada akhir 2024 atau awal 2025 akan naik taripnya antara 5 sampai 6x lipat . Krn saat itu sdh tdk bisa berhutang ke LN untuk bayar subsidi lagi !

Shg Kartel Listrik Swasta akan menarik langsung tagihan listrik ke konsumen . Dan PLN dibubarkan karena sdh tidak berfungsi lagi. PLN Luar Jawa-Bali diserahkan Pemda !

Atau kalau listrik tetap hidup , tetapi Indonesia Barat sdh dibawah RRC dan Indonesia Timur sdh dibawah AS dan Negara2 Barat ! Sbg jaminan bayar hutang yang dipastikan tidak mampu dibayar lagi oleh RI.

Innalillahi wa Inna ilaihi roojiuunn !!

JAKARTA, 10 PEBRUARI 2021.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.