ADA 3 KEJAHATAN ISRAEL : APARTHEID, KEMANUSIAAN & KEJAHATAN PERANG

0
294

OLEH Memet Hakim, Pengamat SosialKetua Wanhat APIB

Tulisan ini dibuat untuk membuka mata dan wawasanMenteri Agama dan Menteri BUMN yang ketua PSSI serta petinggi NU Struktural yang ingin berdampinganIsrael di Indonesia. Tulisan ini juga mungkin bermanfaat buatserta sebagian generasi muda kita mungkin belum tahutentang sejarah pendudukan Palestina oleh Israel. Ada 2 halyang utama adalah Irael adalah Pertama : Penjajah yang sadis negeri PalestinaKedua : Israel seringkali mengusirdengan tembakan peluru tajam dan gas air air mata umatIslam yang shalat di masjidil AqsaHubungan dengan Israel dalam bentuk apapuntelah melanggar azas kepantasan dan telah melanggar jiwa UUD 45. Indonesia tidak pantasberhubungan negara dajjal tersebut.

UUD 45  menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan ituialah hak segala bangsa dan oleh sebab itumaka penjajahandiatas dunia harus dihapuskankarena tidak sesuai denganperikemanusiaan dan perikeadilan. Setelah 350 tahunIndonesia dijajah Belanda dan 3,5 tahun dijajah Jepangakhirnya Negara Republik ini diproklamirkankemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Indonesia masih anti penjajahan di dunia dan melaksanakan kebijakan LuarNegerinya yang bebas aktif.

Palestina adalah sebuah negara yang direbut dan dijajaholeh Israel. Zionisme adalahgerakan nasionalis Yahudi internasional yang bertujuanuntuk membentuk sebuah negara Yahudi di wilayah PalestinaPantaskah pejabat negara ini dan ormasnya bekerjasama dengan penjajah ini ? Ini masalahprinsip yang harus dipegangKita tahu bagaimana rasanyadijajah Belanda sehingga bangsa Indonesia disebut inlander dianggap warga kelas 3 setelah Belanda dan CinaSekarangpejabat sekelas Menteri dan sekelas ketua ormas sudah tidaklagi menghormati dan menghargai UUD 45 dan perasaanbangsa yang dijajahapalagi yang diharapkan dari mereka. Hanya demi segepok janji mereka rela menggadaikan rohbangsa Indonesia, patutlah mereka disingkirkan dari negeri iniUntuk hal prinsipil tidak boleh ada kompromi.

Konflik Israel-Palestina telah menyita banyak perhatianorang di dunia karena kejahatan internasional yang dilakukan Israel. Israel selalu menindas rakyat Palestinatermasuk mempersulit warganya yang ingin beribadah di Masjidil Aqsa. Para pejuang palestina yang berusaha untukmengusir Israel dari tanah-tanah yang didudukinya sejak1967, yakni jalur Gaza, tepi barat sungai Yordan, dan Yerussalem Timur merupakan bentuk perjuangan merebutkembali tanah air merekaseperti halnya para pahlawan kitadahulu mengusir penjajah Belanda. Ini harus dipahami oleh para pejabat dan para pengurus ormas manapun di Indonesia apalagi ormas Islam besarPalestina sama Indonesia penduduknya mayoritas Islam, negara ini yang awalIndonesia berdiri mengakui RI sebagai negara yang merdeka.Itulah latar belakangnya kenapa Indonesia berada selaludibelakang Palestina.

Setidaknya ada tiga kejahatan internasional yang dilakukanIsrael yakni : Kejahatan PerangAdanya perampasanwilayah di Palestina oleh Israelkemudian perlakuan burukterhadap anak-anakwanita, dan warga sipildisusul denganperampasan tanahbangunan dan kebunPenghancuranfasilitas Umum dan banyak korban tewas merupakanperlakuan semena-mena terhadap tawanan perang ataupenduduk sipil. Pengeboman perampasan wilayah Palestina oleh Israel pada daerah sipil merupakan suatutindakan pelanggaran HAM, hal ini merupakan kejahatanperang dan kejahatan politik.

Kejahatan KemanusiaanKejahatan perang yang dilakukanIsrael selalu disertai kejahatan kemanusiaansepertipenangkapanpembunuhanpenyiksaan anak-anakperempuan dan orang tuaKejadian ini sering terlihat di masjid Al Aqsa hampir setiap saatAmnesty International telah melaporkan pelanggaran HAM internasional ini keMahkamah Pidana Internasional (ICC)” secara lengkapbagaimana Israel secara kejam membunuhmenyiksamenyingkirkan penduduk orang Palestina yang sampai saatini hampir setiap hari kita saksikan di media sosial dan media elektronik. Laporan itu mencakup di manapun merekatinggal, apa itu di Gaza, Yerusalem Timur, Hebron, atauIsrael sendiri, orang Palestina diperlakukan sebagaikelompok ras yang lebih rendah dan hak-hak merekadirampas secara sistematis. Kami menemukan bahwakebijakan segregasi, perampasan, dan pengucilan yang secarakejam dilakukan

Kejahatan Apartheiddilakukan oleh Israel terhadapPalestina adalah sistem dominasi dan Kejahatan terhadapkemanusiaan yang Kejambagaimana perampasan tanah dan bangunan di Palestina secara massif, terkoordinirsistematispembunuhan semena-menapemindahan paksapembatasangerakan secara drastis, dan penolakan kewarganegaraanterhadap orang Palestina. Israel harus bertanggungjawabkarena melakukan kejahatan ras dan agama terhadap wargaPalestina. Israel melakukan tindakan diskriminasi terhadaprakyat Palestina di tanah Palestina yang dikuasai Israel, termasuk pelarangan sholat di masjid Al-AqsaKejahataninternasional memberlakukan seperti inimerupakanberkewajiban semua negara termasuk Indonesia untukmenangkapmengadili, dan menghukum para pelakukejahatan tersebutJangan sampai para pejabat dan petinggiormas dengan bangganya bisa ketemu petinggi Israel dan ingin bekerjasamatanpa mandat dari Rakyat Indonesia. Hal ini merupakan bentuk penghianatan terhadap bangsa dan negara.

Kementerian Luar Negeri, lewat Staf Menteri Muhsin Syihabjuga menilai kekerasan yang terjadi di Palestinabukanlahsebuah konflik antar dua kelompok Palestina dan Israel. Namunkejadian demi kejadian di kawasan tersebut lebih nampaksebagai penjajahan dari komunitas satu terhadap komunitaslainnya.”Apa yang terjadi di Palestina bukan konfliktapi yang terjadi adalah penjajahan, katanya melalui pers rilis dalamdiskusi virtual bertema “Solidaritas Indonesia bagi Rakyat di Wilayah Pendudukan Israel atas Palestina” pada 22 Mei 2021. Di manapun mereka tinggalapa itu di Gaza, Yerusalem Timur, Hebron, atau Israel sendiri, orang Palestina diperlakukansebagai kelompok ras yang lebih rendah dan hak-hak merekadirampas secara sistematis. Kami menemukan bahwa kebijakansegregasiperampasan, dan pengucilan yang secara kejamdilakukan.

CNN Indonesia, 20 Mei 2021melaporkan awal mula konflikIsrael-Palestina ini setelah berdirinya negara Israel pada 1948. Kala ituwarga Palestina keberatan dan mencegah terbentuknyanegara Israel sampai terjadi perang. Pasca perang berakhir, Israel ternyata sudah menguasai sebagian besar wilayah bekaskekuasaan Inggris termasuk Yerusalemsedangkan Mesirmenguasai Gaza. Sementara itu menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setengah populasi Arab Palestina telah diusir dan sebagian lagi melarikan diri. Konflik belum berakhir dan kembali memanas pada 1967 karena Israel kembali merebut Jalur Gaza dan kawasan Sinai hingga Tepi Barat serta YerusalemTimur dari Yordania.

Permusuhan Israel dan Palestina semakin meningkat setelahterjadinya gerakan intifada Al Aqsa pada September 2000, usaikunjungan pemimpin oposisi Israel ke Al-Aqsa yang memicukerusuhan.
Masih di tahun 2000-an tepatnya pada 2008, kembali terjadiintifada atau pemberontakan setelah Israel meluncurkan seranganudara dan darat ke Jalur Gaza. Kemudian di Mei 2010, Israel memblokade seluruh jalur bantuan ke Palestina dan tentara Israel menembaki kapal bantuan Mavi Marmara.

Sementara itu sejak 2017, keberadaannya Amerika sangat menunjukkan pro-Israel. Selain ituAS mengakui bahwaYerusalem merupakan ibu kota Israel. Bahkan kedutaan AS di Tel Aviv dipindahkan ke Yerusalem. TerbaruDiam-diam AS menyetujui penjualan bom canggih kepada Israel. Dalam situasimemanas sampai saat ini, Israel kembali menyerang Palestinaakibat bibit konflik yang terjadi pada April 2021, setelah aparatIsrael sabotase speaker masjid Al Aqsa. Dilansir Reuters, Mei 2021 terjadi bentrokan di area komplek masjid Al-Aqsa antarajemaah Palestina dan aparat Israel hingga menyebabkan banyakkorban terluka. Di samping itusatu hal yang turut memantikkonflik yaitu sengketa di Sheikh Jarrah karena sejumlah keluargaPalestina terancam diusir oleh pemukim dari Israel. Buntutprahara terbaru antara Israel dan Palestina ini terus berlangsunghingga menelan banyak korban tewas serta menghancurkantempat tinggal hingga rumah sakit. Sejumlah dukungan dan kecaman dunia internasional yang menyorot konflik terbaruantara Israel Palestina terus diserukan.

Nah dalam kondisi demikian beberapa oknum petinggi Indonesia masih mau berhubungan dengan Israel ? Apakah mereka masihpunya hati ? apakah mereka masing mengganggap Indonesia masih negaranya ? Olah raga, keseniansocial, perdaganganbahkan masalah kemasusiaanpun rasanya tidak pantasIndonesia berdampingan dengan Israel, sampai wilayah Palestina merdeka kembaliKonflik bersenjata Israel dan Palestina sejak dahulu hingga kini belum juga reda, berbagaimacam aneksasi dilakukan Israel untuk merebut tanah Palestina. Israel massif tetap melakukan pelanggaran-pelanggaran beratmeski seringkali dikecam dunia. Israel juga melanggar prinsip-prinsip Hukum Humaniter dengan melakukan tindak kejahatanberupa kejahatan apartheidkejahatan kemanusiaan ataukahkejahatan perang.

Semoga setelah tulisan ini dibuat tidak ada lagi pejabatataupun petinggi ormas yang berupaya berhubungan lagidengan Israel, negara penjajah yang sangat kejam dan bengis.

Bandung, 10 April 2023

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.