Istri Gibran Koleksi Jam Mewah, Dokter Tifa Ingatkan Rakyat Bisa Marah seperti di Nepal

0
105

Istri Gibran Koleksi Jam Mewah, Dokter Tifa Ingatkan Rakyat Bisa Marah seperti di Nepal

PRIBUMINEWS.CO.ID– Kritik pedas kembali dilontarkan aktivis kesehatan dan penulis Dr. Tifauzia Tyassuma, yang akrab disapa Dokter Tifa, terhadap gaya hidup mewah para pejabat dan keluarganya. Melalui akun X (Twitter) pada 21 September 2025, Dokter Tifa menyoroti unggahan seorang istri pejabat yang diduga mengenakan jam tangan mewah bermerk Rolex dengan harga ratusan juta rupiah.

Dalam cuitannya, Dokter Tifa menanggapi unggahan akun @KingPurwa yang menampilkan foto istri pejabat—disebut-sebut istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka—dengan jam tangan mewah. Ia mengingatkan bahwa kebiasaan pamer kemewahan atau “flexing” pejabat bisa memicu kemarahan publik seperti yang terjadi di Nepal baru-baru ini.

“Jadi ingat Ibu Perdana Menteri Nepal yang dibakar hidup-hidup saking gemasnya rakyat Nepal atas kelakuan FLEXING pejabat yang kelewat batas,” tulisnya.

Tak hanya itu, Dokter Tifa mempertanyakan sumber dana koleksi jam tangan mewah tersebut.

“Nyonya satu ini padahal tahu, sebelum jadi pejabat, suaminya bertahun-tahun dagang martabak, lapaknya pada tutup karena sepi. Lalu, koleksi Rolex ratusan juta darimana duitnya?” tulisnya lagi.

Komentar Dokter Tifa merujuk pada tragedi di Nepal yang baru saja dilanda kerusuhan besar. Negara Himalaya itu mengalami gelombang protes generasi muda terhadap pemerintahan Perdana Menteri KP Sharma Oli yang dianggap korup dan tak berpihak pada rakyat.

Protes yang awalnya damai berujung chaos setelah sekelompok orang tak dikenal memicu kerusuhan. Gedung-gedung penting seperti parlemen, badan antirasuah, hingga rumah dinas presiden dan perdana menteri diserbu dan dibakar massa. Setidaknya 51 orang dilaporkan tewas dalam aksi tersebut.

Pemicu amarah warga Nepal salah satunya adalah kebiasaan pejabat dan keluarganya memamerkan kemewahan di media sosial, di tengah kesulitan ekonomi rakyat. Fenomena ini, menurut Dokter Tifa, patut menjadi peringatan bagi Indonesia yang kini juga menghadapi ketimpangan sosial dan isu gaya hidup mewah pejabat.

Fenomena flexing pejabat belakangan memang kerap memancing kritik. Di Indonesia, beberapa kali pejabat maupun keluarga mereka menuai sorotan karena gaya hidup glamor yang ditampilkan di media sosial.

Pesan Dokter Tifa jelas: kebiasaan pamer harta pejabat bisa menimbulkan kemarahan rakyat yang berpotensi berujung pada aksi massa. “Semoga kita tidak perlu menunggu amarah rakyat seperti di Nepal,” tulisnya menutup rangkaian cuitan.

Pernyataan ini memicu diskusi luas di dunia maya. Banyak warganet menganggap peringatan Dokter Tifa sebagai alarm keras bagi pejabat agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat dan menghindari perilaku yang memancing kecemburuan sosial. (Yoss)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.