Media Independen dan Keterlibatan Pemuda Kunci Gairah Demokrasi Indonesia
PRIBUMINEWS.CO.ID— Wakil Dekan III Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Amsar Dulmanan, menegaskan bahwa pengembangan media yang independen dan profesional merupakan langkah strategis untuk meningkatkan gairah demokrasi di Indonesia.
“Mengembangkan media yang independen dan profesional agar bisa menyajikan informasi yang akurat dan objektif merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan gairah demokrasi,” ujar Amsar dalam kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Koalisi Mahasiswa Peduli Bangsa (KMPB) di Wizzmie, Jakarta Pusat, Jumat (17/10/2025).
Menurut Amsar, media memiliki peran penting dalam menjaga transparansi dan kontrol sosial terhadap kekuasaan. Namun, peran ini hanya bisa berjalan jika media bebas dari kepentingan politik dan ekonomi yang dapat mempengaruhi independensinya.
Selain menyoroti peran media, Amsar juga menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam proses demokrasi dan pengambilan keputusan publik.
“Pemerintah juga harus melibatkan pemuda melalui proses demokrasi dan pengambilan keputusan,” lanjutnya.
Ia menegaskan, tanpa adanya partisipasi aktif dari kalangan muda, sistem pemilu yang demokratis, transparan, dan adil tidak akan pernah tercapai. “Dan hal ini akan merusak legitimasi pemerintahan sebagai pemenang Pemilu,” tegas Amsar Dulmanan.
FGD yang digelar KMPB ini menghadirkan sejumlah narasumber ternama, antara lain Karyono Wibowo, pengamat politik, dan M. Arief Rosyid Hasan, tokoh muda yang dikenal aktif dalam isu-isu kepemudaan dan demokrasi.
Diskusi berjalan dinamis, dengan para pembicara menyoroti tantangan demokrasi di era digital, peran generasi muda dalam politik, serta pentingnya menjaga ruang publik yang sehat dan beretika.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi kalangan intelektual muda untuk merumuskan gagasan segar demi memperkuat demokrasi yang partisipatif dan berintegritas di Indonesia. (Ys)













